Kamis, 25 September 2014

Hati-hati Jalan-jalan di Asemka

                Siapa sih yang tak kenal Asemka? Warga Jabodetabek mestinya sudah tak asing lagi dengan pasar pagi di daerah ini. Letaknya yang mudah dijangkau berbagai transportasi darat memudahkan orang untuk berbelanja atau sekedar cuci mata di sana. Jalan kaki dari stasiun Jakarta Kota juga tak membutuhkan waktu lama.

                Sampai di Asemka, wow, banyak sekali penjual asesoris, mainan anak, dan alat tulis sekolah. Sampai bingung milih karena saking beragamnya. Harganya pun murah-murah, mau nawar juga jadi sungkan. Bahkan mainan yang selama ini saya cari untuk menambah jenis mainan di toko online saya malah ada di sana. Sayang, mau beli tak bawa uang banyak. He, niatnya iseng saja datang ke sana, mengisi hari libur bersama suami dan anak-anak. Alhasil, diborong sama orang deh!

                Tak apalah. Yang penting belikan hadiah anak sulung karena rajin mengaji tiap hari sudah keturutan. Hanya mobil-mobilan. Tapi adiknya kan pun akan iri tak ketulungan. Dibelikanlah magic board buat coret-coret. Dua mainan hanya 25 ribu. Tapi kok ya, setelah dipikir-pikir, rugi banget jauh-jauh dari Depok hanya beli itu. Mampirlah ke pedagang stiker. Selusinnya 16 ribu. Lumayan bisa untuk media reward dan punishment si kecil atas perilakunya sehari-hari. Karena belum terlalu siang dan mata saya melirik ada mainan bagus, beli juga deh 1. Namanya “Letter Blocks”. Kalau jualan online ini, kira-kira prospeknya gimana ya? Sepertinya bagus!



                Pokoknya senang jalan-jalan di pasar pagi  Asemka. Berbagai jenis mainan ada. Mulai dari yang terbuat dari plastik, kayu, besi ringan ada. Tinggal pilih. Namun, tetap hati-hati ya jika berbelanja di sana, apalagi jika bawa anak kecil. Jalanan Asemka padat dengan kendaraan, baik kecil atau besar. Banyak truk dan mobil box berisi barang.Belum lagi sepeda motor dan mobil. Macet deh! Polusinya itu lho! Wajib bawa masker biar relatif aman.



                Selain itu, berhati-hati jika mampir warung makan di Asemka. Rata-rata ya plontosan begitu saja. Khawatir dah kena asap, debu, dsb. Harus lebih selektif. Memang ramai sih, tapi kalau bawa anak kecil untuk makan di sana mending tidak usah.



                Asemka disemuti orang dan kendaraan jika weekend tiba. Pejalan kaki di sana hendaknya berjalan benar-benar di pinggir, meski sedikit area yang bisa dipakai jalan kaki dengan aman. Awas knalpot kendaraan mengenai kulit kaki kita. Yang membawa anak kecil lebih baik digendong saja.


                Asemka memang berjuta warna dan rasa. Meski harga murah menjadi target utamanya, namun keselamatan diri tetap perlu dijaga. Cocoknya sih pemerintah menata rapi kawasan ini dengan mengumpulkan pedagang dalam satu area yang bukan memanfaatkan jalan untuk berjualan. Penjual senang, pembeli juga tenang.

1 komentar:

  1. Wah..rame ya, segala macam barang ada..harus siap bawa uang banyak dong kalo kesana ya..he..he

    BalasHapus