Minggu, 27 Januari 2013

Jatuh dan Pasang


”Ayo dikocok botolnya?”seru Mimin kepada Samir, teman sekelasnya yang sengaja dipilih Bu Dela untuk menjadi pengocok.
”Iya, ya, sabar!”Samir berkata sambil mengocok botol berisi angka 0 sampai dengan 9.
”Berapa angka yang keluar, Samir?”tanya Bu Dela.
”7, Bu!”
”Terus diapakan Bu angkanya?”tanya Mimin.
”Oke, dengarkan penjelasan ibu ya!”Bu Dela berkata.


Ehm, kira-kira permainan apa yang sedang disuguhkan Bu Dela kepada siswanya kelas 4 ini ya? Kocok mengocok botol? Sekedar itukah? Tentu saja tidak. Bu Dela akan mengajak siswanya berpetualang dengan angka atau bilangan (nama angka atau bilangan tergantung dari semesta pembicaraannya) 0 sampai dengan 9. Sebelumnya beliau sudah membuat tulisan masing-masing angka atau bilangan itu di atas kertas bekas kardus air mineral seperti gambar di bawah ini. Selanjutnya, beliau tinggal memasukkan ke dalam botol air mineral bekas juga yang sudah digunting bagian atasnya hingga angka/bilangan tersebut bisa masuk di dalamnya.

Bagaimana memainkannya? Ada banyak permainan yang bisa disajikan dengan media ini, tapi kesempatan kali ini hanya akan dikupas 2 permainan saja.

Jatuh dan Pasang
Permainan ini sebagian telah diilustrasikan di awal tulisan ”Fun Number Games” yang dilakukan Samir dan Mimin. Berikut cara lengkap bagaimana memainkan permainan ”Jatuh dan Pasang” ini:
1.      Permainan dilakukan secara klasikal dengan memilih 1 siswa sebagai pengocok.
2.      Setiap siswa termasuk pengocok menuliskan di kertas/bukunya masing-masing gambar seperti berikut sebanyak 8 buah:






3.      Pengocok mengocok botol dan menjatuhkan 1 buah tulisan angka, lalu menyebutkan dengan keras angkanya. Misalkan yang jatuh adalah bilangan 7 (seperti dialog Samir, Mimin, dan Bu Dela).
4.      Tiap siswa memasang/menuliskan angka tersebut pada gambar poin 2 ke salah satu bagian (terserah yang mana).
5.      Pengocok mengocok botol dan menjatuhkan 1 angka lagi, dan proses berjalan seperti sebelumnya, hingga semua bagian akan terpasang angka. Misalkan angka yang jatuh berikutnya adalah 4, 9, 6, dan 2.
6.      Siswa akan mendapat poin 1 jika ketika semua angka dipasangkan/dituliskan dalam gambar poin 2 merupakan bilangan terbesar yang memang bisa terbentuk dari ke-5 angka tersebut. Jadi, dari contoh angka yang tadi jatuh, mestinya bilangan terbesar yang bisa terbentuk adalah 97.642. Nah, siswa yang benar memasangkan hingga membentuk bilangan ini mendapatkan 1 poin.
7.      Permainan berlanjut ke gambar serupa selanjutnya hingga selesai. Siswa yang mendapatkan poin terbanyak menjadi pemenang.
Permainan ”Jatuh dan Pasang” menstimulus dan menumbuhkan kemampuan siswa untuk menyusun strategi sehingga tidak salah dalam menempatkan angka. Selain kemampuan tentang konsep ”lebih dari” dan ”kurang dari” diasah disini, permainan ini juga melatih siswa tentang konsep nilai tempat. Jika ingin benar jawabannya maka siswa akan menempatkan angka yang besar bukan pada tempat satuan, melainkan puluh ribuan. Bagaimana dengan angka 5 atau 6 atau yang sifatnya pilihan (tentang tempatnya setelah dipasang)? Nah, itulah kelebihan permainan ini. Siswa dituntut untuk memiliki kemampuan meprediksi dan memutuskan dengan yakin dan tepat.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar