Kamis, 23 Oktober 2014

Raja Harus Ingat Prajurit


                Jokowi dan Jusuf Kalla baru saja dilantik menjadi Presiden dan Wakil Presiden negara ini. Ada banyak harapan masyarakat Indonesia bertumpu kepada keduanya. Mulai soal makan, pangan, dan pakaian. Tentunya, tak inginlah negara ini makin tak karuan keadaannya. Jokowi dan JK tak bisa main-main dalam hal ini. Semaksimal mungkin harus mampu membahagiakan masyarakat Indonesia ini lima tahun mendatang.

                Setiap pemimpin akan dimintai pertanggungjawabannya. Tak ketinggalan pula Presiden dan Wakil Presiden Indonesia kali ini. Siapapun akan dimintai. Tak terkecuali pimpinan di level yang tidak sekelas presiden sekalipun. Anak Anda menjadi ketua kelas pun tak luput dari tanggung jawab ini.

           Zeti Arina, misalnya. Sebagai ketua IKPI, baginya ini adalah amanah yang besar. Organisasi bukanlah milik pribadi,meski beliau menjabat sebagai ketua. Sehingga, tak bisa seenaknya saja Zeti menjalankan perannya.  Bagaimanapun, Zeti memandang bahwa dirinya harus mengerti dan mempunyai cara bagaimana bisa memuaskan customernya. Yang paling terdekat tentunya anggota IKPI di bawah kepemimpinannya, sebelum jauh meluas ke masyarakat dan stake holder IKPI.

              Bagaimana cara Zeti Arina, perempuan berkacamata sekaligus konsultan pajak ini memberikan satisfaction kepada anggotanya di IKPI? Salah satu caranya adalah dengan tidak membela salah satu anggotanya yang sedang terlibat pertikaian. Yang namanya menjalankan organisasi tentu tak mulus jalannya. Ada kalanya perselisihan pendapat dan sudut pandang bisa memicu antar anggota tak tegur sapa. Pro dan kontra itu lumrah terjadi. Tinggal bagaimana menyiasati agar perbedaan tidak malah menjadikan organisasi berantakan. Musyawarah adalah solusinya.

           Zeti menambahkan, ketika posisi dirinya sebagai ketua IKPI bisa memberikan kepuasaan anggotanya, maka dukungan kepadanya untuk membawa organisasi maju akan semakin besar, Program-program yang dicanangkan dalam AD/ART akan mudah dilakukan.


                Pemimpin memang raja dalam strukturnya. Namun raja tetap harus memuaskan prajuritnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar